Favorites

Minggu, 20 Februari 2011

terbangun dalam mimpiku ,,rasanya aku tak kuat untuk membuka mataku tapi apa daya aku harus membuka mata ,,setelah itu aku memandang ke luar dengan hati yang miris tak ada sahabat tak ada cinta ,,cinta ku pergi dan itu sangat sangat membuat aku sakit ,
sahabat ku juga tlah pergi eca,tasya.eza mereka tlah tiada
"tuhan apakah ini cobaan atau mank takdir???''
rasanya aku tak sanggup untuk ini semua
tak sanggup untuk lagi berkata kata tapi apa daya ku tak bisa aku harus membuka mata dan melihat ke depan ..
di sekolah ku sekarang tak ada teman yang setia semua memikirkan diri nya harta nya kecantikan.. rasa nya muak dengan semua tingkah laku teman teman ku apalagi atiqa sungguh dan sungguh muak ...
hmmm.aku di sekolah han terkenal dengan manusia super aneh ,semenjak sahabat ku pergi dan cinta ku pergi aku tak selalu menutup diri dan tak ingin melihat kenyataan ,,
dan sampai pada suatu hari aku bertemu dengan bu yeni dya membuatku berubah menjadi orang yang lebih baik di bilang padaku " tuhan memberi kita cobaan dan di balik cobaan itu pasti ada sesuatu yang indah" dan banyak perkataan bu yeni ..
aku berkaca dan berfikir ulang dari semua perilaku ku ..
selama ini ternyata aku terlalu takut untuk menghadappi dunia
sebenarnya dunia itu gak kejam dan dunia itu bagaikan teka teki yang kita harus temui dan sekarang aku tau tentang arti masa lalu dan rasa takut ....

source : http://cerpen.net/cerpen-motivasi/rasa-takut-ku.html
ada rasa dimana semua bagian hidup terkisahkan seluruhnya pada satu memori ingatan manusia. baik kaya, miskin, jahat ataupun orang yang tak bisa mengenal apapun yang akan terjadi dihidupnya, ya seperti orang gila, gangguan mental, anak-anak cacat... semuanya sama semuanya tercemin dalam satu makna yang terkisah dan bersumber dari dalam diri yang disebut "RASA"...
kisah Pertama...
aqu melihat iq melangkah, melangkah dengan kaki bersuara yang amat menngganggu siapapun yang melihatnya. aku terhenti sesaat kutoleh sebentar dan qu perhatikan sejenak. jalan ini berdebu, kakiku sudah lama sakit karna menahan panasnya aspal jalanan, akhirnya lelah qu mencapai puncak dan terhenti disebuah halte yang sudah hampir bobrok termakan usia, aqu melepas dahaga dengan sebotol air minum yang biasa qu bawa, ku toleh lagi suara kaki-kakki yang menggesek jalanan, dan kembali aqu terbesit sosok yang qulihat tadi diantara orang-orang yang berkerumunan, ada seseorang yang datang perlahan dan duduk tepat diujung bangku halte terakhir yang qu duduki, ia terlihat reta dan lusuh, qu perhatikan ia memandangi yang langit, kadang ia berseri, namun sesaat klakson-klakson mobil berbunyi... ia terlihat ketakutan, 15 menit aku tanpa sadar memperhatikan orang ini, namun sesaat aqu tersadar saat ia perlahan pergi dengan berjalan perlahan dan menoleh sesaat kearahku, terbesit kecantikan dari wanita yang qu lihat tak setua yang quperkirakan. ia melangkah jauh hingga suara gesekan sendal lusuhnya tak terdengar lagi. dan dia menghilang memasuki gang-gang kecil, dan melangkah pergi.
"itu ibu Ranmi!!!" aqu menoleh kearah sumber suara, aqu tersenyum pada sesosok ibu -ibu yang duduk disebelah ku. "kenapa nak, kamu tadi memperhatikan Ibu itu??" ibu itu bertanya pada ku "siapa bu? wanita tadi kah?" "iya.. dia itu ibu Ranmi ia terkena gangguan jiwa nak, tiap hari ia duduk disini sambil memperhatikan langit dan mulai ketakutan bila mendengar klakson-klakson yang berbunyi" aqu sungguh tak tau harus berbicara apa, nama aqu penasaran akan perempuan tadi " "kenapa ibu Ranmi itu bu?" "ia terkena gangguan jiwa setelah 2 tahun lalu anaknya meninggal karna kecelakanaan mobil, tepat didepan halte ini, biasanya ibu itu datang kemari bersama anaknya yang berumur 7 tahun laki-laki untuk naik bis mengantarkan anaknya kesekolah, sambil menunggu mereka melihat langit luas dan mulai bernyanyi dan tersenyum, namun sayangnya hari dimana kejadian mengenaskan itu terjadi, ibu Ranmi tidak dapat mengantarkan anaknya kesekolahnya karna sakit yang dialaminya hari itu, sehingga ia menitipkan anaknya pada tetangganya, namun sayang ketika mereka menuju halte ini, saat akan menyebrang sebuah mobil yang diketahui pengendaranya mengantuk menyetir ugal-ugalan sehingga menabrak tubuh anaknya, hingga tewas ditempat" "setelah kejadian itu ibu Ranmi terkena gangguan jiwa, dan tetap mengenang anaknya dengan cara yang dilakukannya seperti tadi setiap hari"
tubuh qu bergetar menahan rasa yan bergejolak, kejadian yang bila qu rasakan seperti cerita biasa yang pernah kita dengar di televisi lainnya, tapi saat aqu yang mendengarkanya sendiri, dan berada dilokasi yang pernah menjadi tempat lumuran air mata yang berlinang, serta kerumunan orang-orang yang ingin melihat kejadian itu, semuanya membuat ku berfikir jauh, apa yang sudah aku lakukan diumur qqu yang memasukii 20 ini, aqu hanya remaja yang berfikir semua bisa qu jalani seorang diri karna mandiri adalah aqu, namun saat cerita ini tergiang ditelingaku, getaran akan sosok keluarga ayah, ibu yang qu tinggalkan dengan rasa yang begitu menyiksa selama 2 tahun ini, saaat-saat yang terganti dengan kesibukan kuliah, aqu mengalirkan air mata kerinduan yang bergitu dalam aku merindukan mereka keluargaku ibu, ayah dan semuanya yang hampir terlupakan...
dan kali ini satu pelajaran qu terima lagi ;)
"apa yang lebih penting dari ikatan tali didarahmu dan diseluruh urat nadimu yang hanya ada di KELUarGa..."
continueee

source : http://cerpen.net/cerpen-motivasi/cermin-hidupp.html

Sabtu, 18 Desember 2010

hatikuu tlah kosong
perasaanku tlah mati
hiduppku tlah hampaa
cintaaku tlah hilangg

selepass kauu pergii
sendirii kuu menanti cintaa
yangg tak kunjungg menghampirii
dan tak kunjungg membukaa hatii

telahh pergi kauu pujaan hati
meninggalkankuu yangg mencintaamu
untuk bidadarii laiin
yangg tak pernahh kuu tau

kusadaar ku tak pantaas
kusadaar ku tak sempurnaa
kusadaar ku tak baik

namun..
kukaan menantimuu
menyambutt cintaamu
untukuu..

Beri Aku Waktu








saat sang bintang mulai menampakkan sinar indahnya
aku tak ingin ikut tenggelam dalam gelapnya langit
aku tak mau ikut matahari bersembunyi

saat malam mulai datang
saat bendera mimpi mulai dikibarkan
aku merasa takut
aku merasa ingin lari dari malam

aku ingin segera pagi
segera berlari
menjemput sejuknya embun
menggapai indahnya sang surya

Tuhan..
beri aku waktu lebih lama lagi
untuk sekedar mencintainya
dia..pujaanku..

beri aku saat yang paling indah
saat bersamanya
dia..pujaanku..

dia..bak sang surya dihatiku
dia..bak sang surya dihidupku

Tuhan..
beri aku waktu
untuk memiliki hatinya
untuk memiliki cintanya

aku tak ingin mengikuti bintang
aku tak ingin mengikuti sang pemimpi
karna aku tau
itu akan memisahkan aku dengan kamu
surya hatiku
surya kehidupanku

beri aku waktu
sedikit saja
sekejap saja
hanya untuk bersamanya
dia..bahagiaku..

Aqidah

BAB II
PEMBAHASAN
A. ISLAM
1. Pengertian Islam

Islam adalah sebuah agama yang berorientasi kepada Muhammad, Nabi dari Arab pada abad ketujuh. Islam adalah kepatuhan atau penyerahan diri, penyerahan diri ini dipahami dengan pengertian positif dalam mengenali kedaulatan Allah dan memasuki rasa kedamaian milik-Nya (Bahasa Arab = Salam). Sepertinya, Islam pada mulanya telah menunjukkan pada perbuatan pribadi atau sikap pikiran daripada sebuah sistem keagamaan.
Islam adalah agama natural bagi seluruh umat manusia. Al Qur’an di manapun menunjukkan bahwa inti kepercayaan dan praktek - praktek dari semua nabi adalah identik dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Islam sebagai sebuah sistem keagamaan telah menjadi ideologi dalam sebuah kekaisaran yang besar yang terletak dari wilayah Spanyol sampai ke India.
Islam dibangun berdasar lima pilar (arkan al-islam), yang didefinisikan sebagai berikut :
1) Membaca syahadat, atau pernyataan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
2) Menjalankan ibadah sholat.
3) Memberikan zakat.
4) Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan.
5) Menjalankan ibadah haji di Makkah.
Islam biasanya didefinisikan sebagai berikut : Al-Islam wahyun ilahiyun unzila ila nabiyyi Muhammadin Sallallahu ‘alaihi wasallama lisa’adati al-dunya wa al-akhirah (Islam adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat). Jadi inti Islam adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. Kita percaya bahwa wahyu itu terdiri dari dua macam : wahyu yang berbentuk Al Qur’an dan wahyu yang berbentuk hadis, sunnah nabi Muhammad SAW. Islam adalah suatu pola hidup yang khas,yang sangat berbeda dengan pola hidup lainnya. Islam mewajibkan pemeluknya untuk hidup dalam satu warna kehidupan tertentu secara konstan, tidak berganti dan berubah karena situasi maupun kondisi. Islam mengharuskan mereka untuk selalu mengikatkan diri dengan pola kehidupan tersebut dengan membentuk suatu kepribadian, yang menjadikan jiwa dan pikiran mereka tidak akan merasakan dan kebahagiaan , kecuali berada dalam pola kehidupan itu. Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan ia adalah agama yang berintikan keimanan dan perbuatan amal. Keimanan itu merupakan akidah dan pokok, yang diatasnya berdiri syari’at Islam. Perbuatan itu merupakan syari’at dan cabang - cabang yang dianggap sebagai buah yang keluar dari keimanan serta akidah.
Menurut Ibnu Katsir agama Islam ialah syari’at (peraturan hukum) yang ditetapkan oleh Allah. Dalam Bahasa Arab, ad-din berarti tunduk dan patuh. Dalam artian ad-din seperti ini, maka pengertian agama ialah, semua peraturan hukum Allah yang wajib ditaati dan dipatuhi. Agama disebut juga dengan syara’ (jalan), karena dengan menempuh jalan yang dtetapkan oleh agama itu seorang akan sampai ke tujuan dengan selamat. Agama dinamakan dengan syari’at karena agama mengandung konotasi air bening dan jernih yang mampu melepaskan dahaga dan menyegarkan badan. Adapun agama disebut dengan millah karena maksud diturunkannya agama adalah untuk mempersatukan umat manusia, atau setidaknya para pemeluknya, dalam satu ikatan tali yang teguh dan erat.
Maksud diturunkannya agama ialah agar umat manusia mendapat pedoman dan penuntun untuk memperoleh kesejahteraan dan kesentosaan hidup di dunia serta kebahagiaan abadi di akhirat.
2. Hakikat Islam
Hakikat agama islam mencakup tiga unsur pokok yaitu :
1. Itikad (iman).
2. Akhlak (moral).
3. Amal sholeh (berbuat kebajikan).
Ketiganya merupakan satu kesatuan yang saling mengisi dan saling melengkapi. Ilmu tanpa amal adalah lumpuh, sebaliknya amal tanpa ilmu itu buta. Jadi agama adalah perpaduan antara aqidah, ibadah, kerja dunia, dan upaya akhirat.
Islam terbagi menjadi dua yaitu Islam hakiki dan Islam shuri (pura-pura) atau taqlidi.
Islam (pura-pura) adalah islam yang tidak didukung oleh kepercayaan atau akuan hati. Islam pura pura ialah lahirnya saja yang Islam tetapi batinnya tidak. Orang yang seperti ini sesungguhnya adalah orang munafik. Islam taqlidi atau islam ‘urfi ialah islamnya karena keturunan, atau ikut – ikutan tanpa mengetahui atau mengenal isi Islam. Kedua macam Islam ini tidak ada nilainya di sisi Allah.
Islam hakiki adalah Islam yang mampu menjernihkan diri, mengeringkan ruhnya, membersihkan akal dari segala rupa kepercayaan yang salah, khurafat, dan bid’ah, memperbaiki jiwa dengan kemauan meluruskan cita-cita dalam segala amalan, mengikhlaskan niat kepada Allah. Inilah islam yang dimaksud oleh firman :






(QS. Ali ‘Imran 85)
3. Unsur – Unsur Agama Islam
Menurut para ulama, unsur – unsur agama terdiri atas : Iman-islam-ikhsan
Ini berdasarkan pada hadis yang dikenal dengan nama hadis Jibril yang menurut riwayat Al-Bukhari, yang artinya :
“ Iman itu ialah, engkau meyakini (membenarkan dengan hati dan lidah) akan adanya Allah,malaikat,akan berjumpa dengan Allah, akan rasul – rasulnya, dan akan hari bangkit”
“Islam ialah, engkau hanya menyembah Allah sendiri, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu yang lain, mendirikan sembahyang, mengeluarkan zakat yang diwajibkan, berpuasa di bulan ramadhan, dan menunaikan ibadah haji jika engkau sanggup melaksanakannya”
“Ihsan ialah, engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihatnya, yakinlah bahwa Allah melihatmu”.

4. Perintah Menganut Islam
Manusia terpecah dalam berbagai golongan dan aliran kepercayaan yang telah
membuat mereka saling bermusuhan, padahal mereka berasal dari satu keturunan, Adam dan Hawa. Oleh Karen itu Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan wahyu-Nya agar mereka berpegang pada satu tali ajaran agama yang diridhai-Nya yakni Islam. Denagn seperti itu, maka manusia akan memperoleh kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan di akhirat kelak. Perintah Allah agar manusia hanya memeluk Islam, termuat dalam beberapa ayat, diantaranya sebagai berikut :






(QS. Al Baqarah 208)






(QS. Ali ‘Imran 102)
Dalam ayat pertama dinyatakan bahwa orang-orang yang beriman diperintahkan untuk memeluk agama islam dengan menaati segala aturan-aturan-Nya, menjunjung tinggi hukum dan berpegang teguh pada pokok ajaran-Nya. Selain itu juga, Allah melarang hambanya mengikuti nafsu setan yang selalu berupaya mengjak manusia kepada kemungkaran. Ayat kedua menyebutkan bahwa kita harus bersungguh-sungguh dalam bertakwa kepada Allah SWT dan mati dalam keadaan muslim karena hanya Islam agama yang diridhai oleh Allah SWT.